Ekonom AS yakin Negaranya Bakal Terjun ke Jurang Resesi
detik · 23 Aug 2022 223 Views
A supporter of Republican presidential candidate Donald Trump holds an American flag as Trump speaks at a campaign rally in Milford, New Hampshire, February 2, 2016. REUTERS/Mike Segar
Foto: REUTERS/Mike Segar

 

Para ekonom di Amerika Serikat memperkirakan negaranya bakal segera masuk jurang resesi. Mereka menyebut bank sentral The Federal Reserve (The Fed) tidak akan mungkin menjinakkan inflasi dengan menaikkan suku bunga tanpa mendorong ekonomi satu negara ke jurang inflasi.

Dilansir dari CNN, Selasa (23/8/2022), setidaknya ada 72% ekonom yang ikut survei National Association of Business Economics (NABE) memperkirakan resesi akan melanda negeri Paman Sam. Kalau tidak tahun ini, kemungkinan pertengahan tahun depan.

Beberapa pun yakin ekonomi AS sudah masuk dalam resesi tahun ini, bahkan menyebutkan AS sudah masuk ke jurang resesi. Sementara itu, beberapa orang lainnya memperkirakan resesi akan dimulai di paruh kedua tahun depan.

"Hasil survei mencerminkan banyak pendapat yang berbeda di antara para panelis. Dengan sendirinya hasil survei ini menunjukkan ada prospek yang tidak beres tentang prospek ekonomi," kata Presiden NABE David Altig dalam sebuah pernyataan.

Survei setengah tahunan NABE dilakukan antara 1 Agustus dan 9 Agustus, menampilkan tanggapan dari 198 anggota NABE.

Bulan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell berpendapat masih ada jalan untuk mengendalikan inflasi tanpa memicu penurunan ekonomi. Namun, bahkan Powell mengakui jalan itu akan sulit dilalui karena The Fed terpaksa menggunakan kenaikan suku bunga drastis untuk menurunkan inflasi.

Dalam survei NABE, 73% ekonom mengatakan mereka sama sekali tidak yakin atau tidak terlalu yakin bila The Fed dapat menurunkan inflasi kembali ke sasaran 2% tanpa menyebabkan resesi dalam dua tahun ke depan. Hanya 13% ekonom yang mengatakan mereka yakin atau sangat yakin The Fed dapat melakukan hal ini.

Sementara itu, Undang-Undang Pengurangan Inflasi, yang sedang diperdebatkan di Senat saat survei ini dilakukan, mendapat dukungan luas dari para ekonom dalam survei NABE.

Reprinted from detik , the copyright all reserved by the original author.

Recommend