Prakiraan GBP/USD: Pertaruhan BOE yang Dovish Dapat Membatasi Kenaikan Pound Sterling
FXStreet · 14 Mar 2023 3.2K Views
Share:
  • GBP/USD telah memasuki fase konsolidasi di bawah 1,2200 setelah rally hari Senin.
  • Data dari Inggris menunjukkan pelemahan inflasi upah pada hari Selasa.
  • Dolar AS tetap tangguh terhadap rival-rivalnya menjelang rilis data IHK AS.

GBP/USD telah melakukan koreksi ke bawah dan turun ke area 1,2150 setelah menguji 1,2200 pada hari Senin. Meskipun prospek teknis pasangan mata uang ini menunjukkan bahwa bias bullish tetap utuh, Pound Sterling dapat mengalami kesulitan mengumpulkan penguatan lebih lanjut dalam jangka pendek.

Pada hari Selasa pagi, data yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran ILO tidak berubah pada 3,7% dalam tiga bulan hingga Januari. Lebih penting lagi, inflasi upah tahunan dalam tiga bulan hingga Januari, yang diukur dengan Penghasilan Rata-Rata Termasuk Bonus, turun ke 5,7% dari 6% di bulan Desember. Demikian pula, Pendapatan Rata-Rata Tidak Termasuk Bonus turun ke 6,5% pada periode yang sama dari 6,7%.

Menurut Reuters, suku bunga berjangka saat ini memperkirakan sekitar 40% kemungkinan Bank of England tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang. Oleh karena itu, para investor dapat menahan diri untuk tidak bertaruh pada rally Poundsterling yang stabil dalam waktu dekat.

Namun demikian, reaksi Dolar AS terhadap data inflasi dari AS akan berdampak pada pergerakan GBP/USD di paruh kedua hari ini.

Dalam skala bulanan, Indeks Harga Konsumen Inti (IHK) diprakirakan akan naik 0,4% menyamai angka di bulan Januari. Para investor telah menilai kemungkinan Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah minggu depan menyusul runtuhnya Silicon Valley Bank. Aksi di Wall Street pada hari Senin menunjukkan bahwa para pelaku pasar optimis bahwa krisis akan tetap terkendali meskipun ada dampak negatif dari kebijakan ketat di sektor perbankan, namun bank sentral AS dapat mencoba meredakan kekhawatiran dengan mengadopsi sikap dovish.

Jika laporan IHK Inti dirilis pada atau di bawah 0,3%, para investor dapat melihat hal ini sebagai kesempatan bagi The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga. Dalam skenario tersebut, Dolar AS akan berada di bawah tekanan jual baru dan memberikan dorongan pada GBP/USD. Di sisi lain, inflasi inti yang lebih kuat dari prakiraan di bulan Februari dapat memaksa The Fed untuk merespons dengan memilih kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Pada gilirannya, pemulihan tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah AS akan membantu USD mendapatkan kekuatan tambahan dan melemahkan GBP/USD.

Analisis Teknikal GBP/USD

1,2140 (level statis) terlatak sebagai support sementara bagi GBP/USD menjelang 1,2100 (level psikologis, level statis) dan 1,2075 (Simple Moving Average (SMA) 200 periode pada grafik empat jam). Penutupan empat jam di bawah support terakhir tersebut dapat membawa tambahan penjual dan menyebabkan pasangan mata uang ini terus mendorong lebih rendah.

Pada sisi atas, resistance kuat terletak di 1,2200 (level statis, level psikologis). Jika para pembeli berhasil membalikkan level tersebut menjadi support, target bullish selanjutnya dapat dilihat di 1,2260 (level statis).

Share: Analysis feed
Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend