Merapat, Bun! Harga Emas Antam Gak Berubah, Tetap Murah!
CNBC Indonesia · 25 Aug 2022 615 Views



Jakarta, CNBC Indonesia -
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Kamis (25/8/2022) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung stabil di Rp 972.000 per gram.

Sementara harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) pun tetap Rp 837.000/gram.

"Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas keterangan di situs Antam.

Emas dunia di pasar spot naik 0,18% ke US$ 1.750,88 per troy ons karena dolar yang melandai.

Dollar Index (yang mengukur greenback dengan enam mata uang utama) tergelincir dari posisi tertinggi dalam 20 tahun terakhir ke 108,6 membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar.

"Pasar relatif sepi. Pedagang logam menunggu untuk melihat apa yang keluar dari Jackson Hole, bertemu dan ingin tahu lebih banyak tentang jalur kenaikan suku bunga Fed," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Saat ini fokus investor tertuju kepada pidato Ketua The Fed Jerome Powell di konferensi bank sentral global tahunan di Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat mendatang.

Harapannya ada petunjuk mengenai kebijakan suku bunga setelah inflasi melandai. Emas sendiri memiliki hubungan negatif dengan kenaikan suku bunga. Ketika suku bunga naik, emas cenderung turun karena biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil meningkat. Berlaku sebaliknya.

"Apakah emas menembus US$ 1.730 per troy ons atau tidak, mungkin tergantung pada apa yang Powell katakan serta apakah para pedagang berminat untuk mendengarkan, jika dia tetap berpegang pada skrip hawkish rekannya," Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA menulis dalam sebuah catatan. 

 
Reprinted from CNBC Indonesia , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend