The Fed Kasih Bunga Tinggi, Pasar Asia & Indonesia Masih Ditinggalkan?
CNBC Indonesia · 13 Jan 111 Views
Chairman and Managing Member Greathill Capital, Thomas J Hayes menyebutkan Bank Sentral AS, The Fed diproyeksi masih akan mengerek suku bunga acuan ke level 5,1%.

Di masa ini, penguatan dolar masih akan terjadi namun Saat The Fed menghentikan kenaikan suku bunga maka suku bunga di negara berkembang akan jauh lebih menarik dan greenback akan melemah. Seperti apa pelaku pasar melihat arah pergerakan pasar keuangan kala The Fed masih berencana menaikkan suku bunga? 

Dicetak ulang dari CNBC Indonesia, semua hak cipta dilindungi oleh penulis aslinya.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend