Ternyata NATO Diyakini Tak Siap Berperang dengan Rusia
Tribun Timur · 16 Sep 2022 107 Views
Mantan pejabat militer NATO meyakini aliansi itu tak siap jika harus perang dengan Rusia. Perang NATO dengan Rusia disebut bakal terjadi jika invasi ke Ukraina berubah menjadi skenario terburuk. Eks Wakil Komandan Tertinggi NATO, Jenderal Sir Richard Shirreff, mengungkapkan, keberhasilan serangan balik Ukraina menjadi pembenaran dukungan militer ke Kiev, terutama dari AS dan Inggris.

Ia percaya bahwa itu akan menjadi pesan yang kuat ke negara-negara anggota NATO yang goyah atas dukungannya ke Kiev, terutama Jerman. Meski ia menyerukan agar anggota NATO terus memberikan persenjataan ke Ukraina, Shirreff khawatir aliansi itu tak ada dalam posisi siap berperang. “Cara untuk menangani risiko eskalasi bagi NATO adalah mempersiapkan untuk kasus terburuk, dan hal itu masih belum terlihat,” katanya kepada Newsweek.

Dicetak ulang dari VOA Indonesia, semua hak cipta dilindungi oleh penulis aslinya.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend