Tertekan Sikap Hawkish Fed, Emas Nantikan Data Tenaga Kerja AS
SeputarForex · 29 Aug 2022 749 Views

Minggu lalu, harga emas kembali mengalami depresiasi dan ditutup pada level USD1738.27 per troy ounce, melemah 0.5% dibandingkan minggu sebelumnya. Pelemahan ini menyebabkan harga logam mulia kembali ke level terendah sebulan. Emas sempat menguat jelang simposium Jackson Hole, tetapi berbalik merosot sehubungan dengan pidato ketua The Fed Jerome Powell yang dianggap hawkish.

Dalam pidatonya di simposium Jackson Hole, Powell menegaskan kembali bahwa The Fed akan terus menaikkan suku bunga secara agresif guna meredam inflasi hingga mencapai target 2%. Ia juga memperingatkan jika perekonomian AS akan mengalami perlambatan dan pasar tenaga kerja akan melemah akibat suku bunga tinggi, sebagai akibat yang harus ditanggung guna menurunkan inflasi. Kegagalan meredam inflasi akan berakibat lebih parah lagi.

Akibat pernyataan Powell, indeks saham di Wall Street dan logam mulia anjlok, sementara US Dollar dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS untuk tenor 10 tahun melonjak. Indeks USD bahkan menyentuh 109.24, tertinggi dalam 20 tahun. Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 75 basis poin akan kembali dilakukan pada pertemuan FOMC bulan September mendatang, kecuali ada data ekonomi yang menunjukkan arah berlawanan.

Dengan The Fed yang fokus pada data makro ekonomi, maka laporan inflasi dan ketenagakerjaan menjadi penting untuk diperhatikan menjelang pertemuan FOMC September. Minggu ini akan dirilis data ketenagakerjaan AS untuk bulan Agustus (Non Farm Payrolls, upah, dan tingkat pengangguran). NFP diperkirakan turun menjadi 295,000 jobs, sementara tingkat pengangguran tetap 3.5%. Data penting lainnya adalah ISM Manufacturing PMI, ADP Non Farm Employment Change, dan indeks kepercayaan konsumen.

Survei yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sentimen beragam. Sekitar 38% pemain Wall Street memperkirakan harga emas minggu ini akan bullish, 38% bearish, dan 25% lainnya netral atau sideways. Sementara itu, 53% pemain Main Street memperkirakan bullish, 27% bearish, dan 20% lainnya netral.

Reprinted from SeputarForex , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend