Analisis Harga USD/CHF: Mempertahankan Posisi di Atas 0,8850, Penghalang di EMA Sembilan-Hari
FXStreet · 22 Nov 2023 13.4K Views
Bagikan:
  • USD/CHF menghentikan penurunan beruntunnya di tengah kemungkinan pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed.
  • EMA sembilan-hari muncul sebagai penghalang utama diikuti oleh level psikologis 0,8900.
  • Penembusan di bawah level 0,8850 dapat mendorong pasangan mata uang ini menuju terendah tiga bulan.

USD/CHF mematahkan penurunan tiga hari berturut-turutnya, naik tipis di dekat 0,8860 selama sesi Eropa pada hari ini. Exponential Moving Average (EMA) sembilan-hari di 0,8892 muncul sebagai resistance sejajar dengan wilayah psikologis di level 0,8900.

Penembusan di atas level tersebut dapat membuka kemungkinan bagi pasangan USD/CHF untuk mengeksplorasi penghalang berikutnya di sekitar retracement Fibonacci 23,6% di 0,8913 diikuti oleh level utama 0,8950.

Risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada hari Selasa menyarankan bahwa pengetatan kebijakan moneter tambahan mungkin diperlukan jika data baru tidak mencapai target inflasi Federal Reserve (The Fed), yang mungkin menjadi alasan mengapa pasangan USD/CHF menguat. Sampai terdapat kemajuan yang nyata dan konsisten terhadap target inflasi Komite, Dewan memutuskan untuk tetap berpegang teguh pada pendiriannya.

Namun, indikator-indikator teknis pada pasangan USD/CHF mendukung tren menurun saat ini. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di bawah 50 mengindikasikan sentimen bearish, mengindikasikan bahwa pasangan mata uang ini kehilangan momentum.

Selain itu, garis Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di bawah garis tengah, dengan divergensi di bawah garis sinyal, mengindikasikan bahwa pasangan USD/CHF dapat menguji kembali support utama di level 0,8850. Jika ada penembusan di bawah level tersebut, pasangan mata uang ini bisa menavigasi area di sekitar level psikologis di 0,8800, mendekati terendah tiga bulan di 0,8795.

USD/CHF: Grafik Harian

USDCHF

level-level teknis USD/CHF

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 0.8849
Perubahan harian hari ini 0.0012
Perubahan harian hari ini % 0.14
Pembukaan harian hari ini 0.8837
Tren
SMA 20 Harian 0.8975
SMA 50 Harian 0.9018
SMA 100 Harian 0.8897
SMA 200 Harian 0.8988
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 0.8852
Rendah Harian Sebelumnya 0.882
Tinggi Mingguan Sebelumnya 0.9052
Rendah Mingguan Sebelumnya 0.8853
Tinggi Bulanan Sebelumnya 0.9244
Rendah Bulanan Sebelumnya 0.8888
Fibonacci Harian 38,2% 0.8832
Fibonacci Harian 61,8% 0.8839
Pivot Point Harian S1 0.8821
Pivot Point Harian S2 0.8804
Pivot Point Harian S3 0.8788
Pivot Point Harian R1 0.8853
Pivot Point Harian R2 0.8868
Pivot Point Harian R3 0.8885
Bagikan: Pasokan berita
Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend

MARKET PREVIEW: Mengenal Chart Pattern Bilateral

MAXCO · 29 Nov 2023 72.4K Views

Dolar menguat menyusul turunnya data klaim pengangguran AS

Antara · 23 Nov 2023 177.7K Views

USD/CHF Melemah karena SNB Mengurangi Cadangan Mata Uang Asing, Diperdagangkan Mendekati 0,8830

FXStreet · 23 Nov 2023 76.5K Views

Analisis Harga EUR/USD: Bertahan di Atas 1,0900 Menjelang Data IMP Zona Euro

FXStreet · 23 Nov 2023 78.5K Views

Prakiraan AUD/USD: Waktunya untuk Konsolidasi

FXStreet · 23 Nov 2023 25.1K Views

Prakiraan EUR/USD: Bearish Sementara di Bawah 1,0900

FXStreet · 23 Nov 2023 18.6K Views

MARKET PREVIEW: Mengenal Basic Price Action

MAXCO · 22 Nov 2023 17.1K Views

Tensi Hamas-Israel: Gencatan Senjata 4 Hari, USDCHF Melemah

Maxco · 22 Nov 2023 68.1K Views

Bos ChatGPT Masih Labil, Balik ke OpenAI atau ke Microsoft?

CNBC Indonesia · 22 Nov 2023 7.4K Views