Analisis Harga EUR/USD: Bertahan di Atas 1,0900 Menjelang Data IMP Zona Euro
FXStreet · 23 Nov 2023 105.2K Views
Bagikan:
  • EUR/USD naik di atas angka 1,0900 pada hari Kamis menjelang data IMP Zona Euro.
  • Prospek bullish EUR/USD tetap utuh karena pasangan mata uang utama ini bertahan di atas EMA 50 dan 100 jam.
  • Level resistance pertama terlihat di 1,0965; 1,0870 bertindak sebagai level support awal untuk pasangan ini.

Pasangan EUR/USD menghentikan penurunan beruntun selama dua hari dan melonjak di atas 1,0900 selama sesi Asia pada hari Kamis. Para pedagang akan memantau dengan seksama data IMP awal Zona Euro dan notulen ECB pada hari Kamis. Pasar tetap tenang karena libur hari Thanksgiving di AS pada hari Kamis. Pasangan mata uang utama saat ini diperdagangkan di sekitar 1,0905, naik 0,16% pada hari ini.

Dari perspektif teknis, potensi bullish EUR/USD tetap utuh karena pasangan mata uang ini bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 50 dan 100 pada grafik empat jam. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) berada di wilayah bullish di atas 50, yang mendukung para pembeli untuk saat ini.

Hambatan sisi atas pertama untuk EUR/USD terlihat di 1,0965, yang merupakan pertemuan batas atas Bollinger Band dan level tertinggi 21 November. Level resistance kunci akan muncul di dekat angka bulat psikologis dan level tertinggi 11 Agustus di 1,1000. Terobosan yang menentukan di atas level tersebut akan membawa reli ke level tertinggi 4 Agustus di 1,1042, dalam perjalanan menuju level tertinggi 27 Juli di 1,1149.

Di sisi lain, batas bawah Bollinger Band di 1,0870 bertindak sebagai level support awal untuk pasangan mata uang utama. Filter sisi bawah tambahan yang perlu diperhatikan berada di dekat EMA 50 jam dan level terendah 22 November di zona 1,0850-1,0860. Lebih jauh ke selatan, level rintangan berikutnya terletak di EMA 100 jam di 1,0790. Terobosan pada level ini akan melihat penurunan ke level tertinggi 9 November di 1,0725.

Grafik Empat Jam EUR/USD
Grafik Empat Jam EUR/USD

Level Teknis EUR/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.0903
Perubahan harian hari ini 0.0015
Perubahan harian hari ini % 0.14
Pembukaan harian hari ini 1.0888
Tren
SMA 20 Harian 1.0732
SMA 50 Harian 1.0643
SMA 100 Harian 1.0792
SMA 200 Harian 1.0808
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 1.0923
Rendah Harian Sebelumnya 1.0852
Tinggi Mingguan Sebelumnya 1.0909
Rendah Mingguan Sebelumnya 1.0665
Tinggi Bulanan Sebelumnya 1.0695
Rendah Bulanan Sebelumnya 1.0448
Fibonacci Harian 38,2% 1.0879
Fibonacci Harian 61,8% 1.0896
Pivot Point Harian S1 1.0852
Pivot Point Harian S2 1.0817
Pivot Point Harian S3 1.0782
Pivot Point Harian R1 1.0923
Pivot Point Harian R2 1.0958
Pivot Point Harian R3 1.0993
Bagikan: Pasokan berita
Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend

MARKET PREVIEW: Mengenal Chart Pattern Bilateral

MAXCO · 29 Nov 2023 100.9K Views

Dolar menguat menyusul turunnya data klaim pengangguran AS

Antara · 23 Nov 2023 280.9K Views

USD/CHF Melemah karena SNB Mengurangi Cadangan Mata Uang Asing, Diperdagangkan Mendekati 0,8830

FXStreet · 23 Nov 2023 101.9K Views

GBP/USD Mencoba untuk Kembali Menguat, Melayang di Sekitar 1,2500

FXStreet · 23 Nov 2023 107.5K Views

Prakiraan EUR/USD: Bearish Sementara di Bawah 1,0900

FXStreet · 23 Nov 2023 29.4K Views

MARKET PREVIEW: Mengenal Basic Price Action

MAXCO · 22 Nov 2023 25.4K Views

Prakiraan EUR/USD: Euro Dapat Menemukan Support Kuat di 1,0850

FXStreet · 22 Nov 2023 25K Views

Tensi Hamas-Israel: Gencatan Senjata 4 Hari, USDCHF Melemah

Maxco · 22 Nov 2023 114K Views

Bos ChatGPT Masih Labil, Balik ke OpenAI atau ke Microsoft?

CNBC Indonesia · 22 Nov 2023 9.9K Views