Prospek Permintaan Suram, Harga Minyak Kembali Anjlok
Bisnis · 07 Sep 2022 638 Views


Bisnis.com
, JAKARTA - Harga minyak dunia anjlok ke level terendahnya sejak Januari 2022 di tengah kekhawatiran pasar terkait perlambatan ekonomi global yang akan menghambat permintaan dari wilayah Eropa dan AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (7/9/2022), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi di bawah level US$86 per barel setelah sempat menguat akibat keputusan OPEC+ yang akan mengurangi produksi. Arab Saudi juga memutuskan untuk memangkas harga minyak untuk pelanggannya di wilayah Asia dan Eropa.

Koreksi harga minyak dunia juga diperburuk dengan kenaikan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS terpantau melesat ke level tertinggi sepanjang sejarah pada hari Rabu, yang membuat harga pengiriman minyak lebih mahal untuk konsumen di luar AS.

Adapun, harga minyak cenderung melemah pada pekan pertama bulan September. Hal ini sekaligus memperpanjang tren koreksi selama 3 bulan beruntun tahun ini. Investor mengkhawatirkan potensi resesi di tengah tren kenaikan suku bunga global.

Yeap Jun Rong, Market Strategist IG Asia Pte mengatakan sentimen pengurangan produksi OPEC+ hanya bertahan sesaat akibat outlook permintaan global yang semakin buruk.

“Kabar kebijakan lockdown China memperbarui kekhawatiran pasar terhadap prospek permintaan minyak global. Selain itu, kenaikan dolar AS juga menjadi sentimen pemberat tambahan yang dihadapi harga minyak,” jelasnya dikutip dari Bloomberg.

Adapun, kebijakan lockdown di China turut menekan permintaan minyak global. Sejumlah wilayah di China, seperti Chengdu, memberlakukan perpanjangan kebijakan tinggal di rumah atau stay at home untuk 21 juta penduduknya.

Sementara itu, pembatasan mobilitas juga terus diberlakukan di wilayah Shenzen, adapun Beijing juga semakin menggalakkan lockdown setelah mengkonfirmasi kasus virus corona baru.

Reprinted from Bisnis , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend