4-5 Januari 2023: Notulen FOMC, Manufaktur ISM, JOLTS AS
SeputarForex · 04 Jan 2023 734 Views

Indeks ini sama dengan yang dirilis oleh Markit untuk Manufacturing PMI, hanya saja datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di AS, indikator ini biasanya lebih berdampak daripada data manufaktur Markit.

Indeks dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager di AS mengenai kondisi bisnis saat ini yang meliputi output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Dalam prakteknya, indeks ini dianggap cukup akurat untuk memprediksi output sektor manufaktur di AS.

4-5 Januari 2023: Notulen FOMC, ISM

Bulan November lalu, indeks ISM Manufacturing AS merosot ke angka 49.0, lebih rendah dari perkiraan 49.7, dan menjadi yang terendah sejak Mei 2020 (ketika pandemi COVID-19 melanda AS). Indeks new orders, produksi, dan tenaga kerja mengalami kontraksi, sementara supplier deliveries mengalami kenaikan.

Dengan adanya isu resesi ekonomi, maka untuk bulan Desember 2022, indeks ISM Manufacturing PMI diperkirakan kembali turun menjadi 48.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Data yang dirilis setiap bulan oleh biro statistik tenaga kerja AS ini mengukur jumlah lapangan pekerjaan baru yang tersedia di luar sektor pertanian selama kurun waktu sebulan. Informasi jenis pekerjaan baru tersebut bisa diperoleh dari Job Fair yang diadakan secara rutin di seluruh negara bagian. Meski dirilis sebulan lebih lambat dari perubahan jumlah tenaga kerja (Non-Farm Payrolls), tetapi The Fed menganggap JOLTS sebagai salah satu indikator awal bagi kondisi tenaga kerja secara keseluruhan.

4-5 Januari 2023: Notulen FOMC, ISM

Bulan Oktober lalu, jumlah lapangan pekerjaan baru di AS mencapai 10.33 juta, masih lebih tinggi dari perkiraan 10.24 juta, tetapi lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 10.69 juta. Dibandingkan bulan sebelumnya, lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan adalah sektor pendidikan dan pegawai pemerintah federal. Sementara itu, sektor jasa dan keuangan mengalami kenaikan.

Untuk bulan November 2022, diperkirakan jumlah lapangan pekerjaan baru akan mencapai 10.05 juta. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Notulen meeting FOMC dirilis 8 kali per tahun, sekitar 3 minggu setelah pengumuman suku bunga The Fed. Data ini mengungkapkan hasil akhir voting dan opini para anggota FOMC pada saat meeting. Perbedaan hasil voting dan pernyataan para anggota komite akan berdampak pada USD.

4-5 Januari 2023: Notulen FOMC, ISM

Pada meeting terakhir tanggal 14-15 Desember 2022 lalu, The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 0.50% menjadi +4.25% hingga +4.50%, sesuai dengan perkiraan pasar. Ini adalah kenaikan ketujuh secara beturut-turut yang dilakukan untuk mengatasi lonjakan inflasi. Kenaikan tersebut juga mengantarkan suku bunga AS ke rentang tertinggi sejak 2007.

Statement menyebutkan bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target akan disesuaikan untuk mengembalikan inflasi ke 2.0%; penetapan kenaikan suku bunga sejatinya mengikuti data inflasi AS yang menunjukkan perlambatan. Seperti diketahui dalam lima bulan terakhir, inflasi AS mengalami penurunan dari 9.1% di bulan Juni 2022 menjadi 7.1% di bulan November.

Pada proyeksi suku bunga, The Fed mengharapkan suku bunga mencapai 5.1% tahun depan, 4.1% pada tahun 2024, dan 3.1% pada tahun 2025 (lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya). Sementara itu, proyeksi GDP untuk tahun ini direvisi lebih tinggi dari 0.2% menjadi 0.5%, tetapi diturunkan untuk tahun 2023 (1.2% ke 0.5%) dan tahun 2024 (1.7% ke 1.6%). Perkiraan inflasi direvisi lebih tinggi untuk tahun 2022 (5.4% ke 5.6%), tahun 2023 (2.8% ke 3.1%), dan tahun 2024 (2.3% ke 2.5%).

Notulen meeting tanggal 14-15 Desember 2022 bisa diunduh di sini. Jika opini dan pernyataan para anggota komite secara umum dianggap hawkish, maka USD akan cenderung menguat. Namun jika dianggap dovish, maka USD akan cenderung melemah.

 

Reprinted from SeputarForex , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend