Forex Hari ini: Penjual Dolar AS Merayakan Sikap Dovish The Fed
FXStreet · 02 Feb 2023 514 Views



Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 2 Februari:

Dolar AS anjlok setelah keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS. Bank sentral memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) seperti yang diantisipasi pelaku pasar. Pernyataan menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan mengubah kata-kata terkait inflasi, mencatat bahwa inflasi “telah mereda tetapi tetap tinggi,” meskipun tidak ada perubahan relevan lainnya pada dokumen tersebut. Selain itu, Komite percaya bahwa "kenaikan yang sedang berlangsung dalam kisaran target akan tepat" untuk mengembalikan inflasi ke 2%, mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Ketua The Fed AS Jerome Powell memulai pernyataannya dengan mengulangi bahwa The Fed berkomitmen kuat untuk mencapai target inflasi 2%. Dia juga mengulangi bahwa penambahan lapangan kerja kuat, dan tingkat pengangguran tetap rendah. Namun, dia kemudian menambahkan bahwa, untuk pertama kalinya, “kami dapat menyatakan bahwa proses deflasi telah dimulai.” Untuk tingkat bersifat membatasi yang tepat, Powell mengatakan bahwa diperlukan beberapa kenaikan suku bunga lagi untuk mencapainya. Terakhir, dia akhirnya mengakui bahwa penurunan suku bunga dapat terjadi tahun ini “jika inflasi turun lebih cepat.” Setelah peristiwa tersebut, Suku bunga Terminal The Fed AS turun ke di bawah 4,9%, sedangkan Fed Funds Rate akhir tahun 2023 turun di bawah 4,4%, karena pasar masih memprakirakan penurunan suku bunga tahun ini.

Inflasi Eropa mereda lebih besar dari yang diprakirakan pada bulan Januari, menurut estimasi pendahuluan. Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (HICP) naik pada laju tahunan 8,6%. Berita tersebut membantu EUR/USD untuk mengatasi ambang batas 1,0900 menjelang pengumuman Federal Reserve AS, dengan pasangan mata uang ini mengakhiri sesi Amerika di dekat tertinggi multi-bulan 1,1000 setelahnya. European Central Bank akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada hari Kamis.

Pasangan GBP/USD kesulitan sepanjang hari untuk melanjutkan kenaikan melampaui 1,2300, karena investor menunggu keputusan kebijakan moneter Bank of England. BoE tampak akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin lagi, sementara para pelaku pasar akan mencari petunjuk terkait pelonggaran laju pengetatan mulai bulan Maret. GBP/USD menetap di 1,2370, naik di balik pelemahan Dolar AS yang luas.

Mata uang terkait komoditas diuntungkan oleh nada positif Wall Street, dengan AUD/USD melayang di sekitar 0,7140 dan USD/CAD turun ke 1,3280. Terakhir, USD/JPY diperdagangkan di sekitar 128,90.

Emas spot melonjak dan saat ini berada di sekitar $1.950 per troy ounce.

Harga minyak mentah turun tipis saat pertemuan OPEC+ dimulai, tanpa perubahan produksi dalam agenda. Peningkatan persediaan AS seperti yang dilaporkan oleh EIA juga membebani harga minyak mentah, karena stok AS naik 4,14 juta dalam pekan yang berakhir 27 Januari. Saat ini, WTI diperdagangkan di sekitar $76,90 per barel.

Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend