Analisis dan Tips Trading untuk GBP/USD pada 23 Agustus
Fxco · 23 Aug 2022 99 Views



Analisis transaksi pasangan GBP/USD

Pound pertama menguji 1,1799 ketika MACD berada jauh dari nol, ini membatasi potensi penurunan pasangan ini. Pengujian kedua menghasilkan skenario yang sama, sementara pengujian ketiga terjadi ketika garis MACD baru mulai bergerak di bawah nol, yang merupakan sinyal bagus untuk jual. Kali ini, kuotasi turun lebih dari 55 pip.

Meskipun pound jatuh dan menyentuh level terendah tahunan baru karena tidak ada statistik penting di Inggris kemarin, tekanan akan mereda karena penjual kemungkinan akan turun menjelas simposium ekonomi di Jackson Hole hari Jumat.

Tapi untuk hari ini, dinamika bearish akan berlanjut karena laporan mendatang aktivitas bisnis dan PMI komposit di Inggris akan mendorong gelombang baru sell-off, jika angka data di bawah perkiraan. Kemudian, data yang sama akan datang dari AS di siang hari, tapi itu kemungkinan tidak akan melukai dolar. Hanya laporan penjualan rumah yang lemah yang dapat mengguncang pasar karena itu akan menunjukkan datangnya resesi.

Untuk long positions:

Beli pound ketika kuotasi mencapai 1,1775 (garis hijau pada chart) dan take profit di 1,1831 (garis hijau tebal pada chart). Permintaan akan naik jika statistik dari Inggris melebihi ekspektasi.

Ingat bahwa ketika membeli, garis MACD harus berada di atas nol atau mulai naik dari sana. Memungkinkan juga untuk beli di 1,1725, tapi garis MACD harus berada dalam area oversold karena hanya dengan itu pasar akan berbalik ke 1,1775 dan 1,1831.

Untuk short positions:

Jual pound ketika kuotasi mencapai 1,1725 (garis merah pada chart) dan take profit di harga 1,1666. Tekanan dapat kembali kapan saja, khususnya jika Inggris melaporkan data PMI yang lemah.

Ingat bahwa ketika menjual, garis MACD harus berada di bawah nol atau mulai turun dari sana. Pound juga dapat dijual di 1,1775, tapi garis MACD harus berada dalam area overbought, karena hanya dengan itu pasar akan berbalik ke 1,1725 dan 1,1666.

Garis hijau tipis adalah level kunci di mana anda dapat menempatkan long position dalam GBP/USD.

Garis hijau tebal adalah harga target, karena kuotasi kemungkinan tidak akan bergerak di atas level ini.

Garis merah tipis adalah level di mana anda dapat menempatkan short position dalam GBP/USD.

Garis merah tebal adalah harga target, karena kuotasi kemungkinan tidak akan bergerak di bawah level ini.

Garis MACD - saat memasuki pasar, penting untuk dipandu oleh zona overbought dan oversold.

Penting: Trader pemula perlu sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum perilisan laporan penting, lebih baik menjauhi pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam kurs mata uang. Jika anda memutuskan untuk trading selama perilisan berita, maka selalu tempatkan stop order untuk meminimalisir kerugian. Tanpa menempatkan stop order, anda dapat dengan cepat kehilangan deposit anda, khususnya jika anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume yang besar.

Dan ingat bahwa untuk trading yang sukses, anda perlu memiliki rencana trading yang jelas. Mengambil keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar sama saja dengan strategi untuk kalah bagi trader intraday.

Reprinted from Fxco , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend