Bulan September Naik, Bunga The Fed Dikabarkan Membengkak 75 Basis Poin Efek Inflasi Amerika Serikat
INFOREX · 14 Oct 2022 219 Views



Bukannya menurun, efek inflasi Amerika Serikat (AS) pada bulan September 2022 justru naik jauh lebih tinggi dari yang diprediksikan. Tekanan inflasi yang terus berkembang, meyakinkan ekspektasibahwa The Federal Reserve akan menaikkan suku 75 Basis poin lagi di bulan depan.

Indeks atau inflasi harga konsumen Amerika Serikat meningkat 0,4% pada bulan September kemarin, setelah mengalami peningkatan pada Agustus sebesar 0,1% itu hasil dari data Departemen Tenaga Kerja yang diunggah pada hari Kamis (13/10/2022).

Disisi lain, ekonommi yang telah diselidiki Reuters memprediksikan inflasi Amerika Serikat meningkat 0,2%. Berdasarkan tahunan atau dalam 12 bulan sampai bulan September ini, inflasi AS mencapai angka 8,2% usai mengalami peningkatan 8,3% di bulan Agustus 2022.

Inflasi tahunan AS mencapai titik utamanya pada bulan Juni 2022 yaitu di angka 9,1% yang dianggap sebagai peningkatan terbesar sejak November 1981 silam.

Meski moderasi yang terus berlanjut karena adanya rantai pasokan mereda dan harga minyak turun dari level teratas, Inflasi AS masih berada jauh di atas target The Fed yaitu sebesar 2%. Harga bensin yang kemungkinan mencapai angka terendah menyusul keputusan pekan lalu oleh Organisasi Negara Pengekspor Minya (OPEC) dan pengikutnya untuk mengurangi jumlah produksi minyak.

Perang Rusia dengan Ukraina menyebabkan efek yang berbanding terbalik terhadap harga pangan. Dengan adanya Inflasi yang sangat tinggidan pasar tenaga kerja yang ketat memprediksikan bank Sentral AS akan mempertahankan sikap kebijakan moneter yang agresif dalam beberapa waktu.

Pihak pemerintah AS pada minggu lalu telah melaporkan tentang pertumbuhan pekerjaan yang solid di bulan September, dengan jumlah angka pengangguran yang menurun ke level terendah setelah diterpa pandemi sebesar 3,5% yang bermula 3,7% di bulan Agustus.

Sedangkan pasar keuangan hampir memprediksikan kenaikan bunga The Fed 75 basis poin dipertemuan kebijakan Fed 1-2 November, dilansir FedWatch CME. The Fed sejak bulan Maret 2022 mengembangkan suku bunga kebijakannya yang hampir mendekati nol ke sekitar 3,0% menjadi 3,25%

Disisi lain, pertemuan Fed 20-21 September yang dirilis pada hari Rabu memperlihatkan pembuat kebijakan “berharap tekanan inflasi tetap bertahan dalam waktu dekat”.

Reprinted from INFOREX , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend