GBP/USD Incar Momentum di Atas 1,1360 saat Sentimen Pasar Melonjak, IHK Inggris dalam Fokus
FXStreet · 19 Oct 2022 507 Views
  • GBP/USD diperlukan untuk melewati rintangan 1,1360 untuk momentum kenaikan di tengah suasana pasar yang ceria.
  • The Fed belum siap untuk menghentikan kenaikan suku bunga sampai melihat bukti kuat perlambatan inflasi.
  • Hilangnya kepercayaan pada kepemimpinan PM Inggris Liz Truss telah meningkatkan ketidakstabilan politik Inggris.

Pasangan GBP/USD menghadapi barikade di sekitar rintangan terdekat 1,1360 di sesi Tokyo. Rintangan di sekitar 1,1360 tampaknya kurang kuat di tengah meningkatnya selera risiko para pelaku pasar. Kontrak berjangka S&P500 telah melanjutkan kenaikannya di sesi Tokyo setelah sesi perdagangan optimis berturut-turut. Para pembeli pound akan menguat setelah melampaui rintangan yang disebutkan di atas.

Sementara itu, Indeks dolar AS (DXY) menunjukkan kinerja yang lemah di sekitar 112,00. Aset ini bisa melemah lebih lanjut di tengah penurunan daya tarik safe-haven. Sebaliknya, imbal hasil obligasi AS masih solid di tengah taruhan The Fed yang lebih hawkish. Imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS telah melnjutkan kenaikannya di atas 4,01%, pada saat penulisan.

Sesuai alat CME FedWatch, peluang untuk pengumuman kenaikan suku bunga 75 basis poin (bp) keempat berturut-turut berada di sekitar 96%.

Menanggapi tekanan inflasi yang melonjak, Presiden Bank THe Fed Minneapolis Neel Kashkari menyatakan pada hari Selasa bahwa "Sampai saya melihat beberapa bukti kuat bahwa inflasi inti setidaknya telah mencapai puncaknya, belum siap untuk menyatakan jeda dalam kenaikan suku bunga," lapor Reuters.

Langkah kenaikan suku bunga The Fed yang terus menerus tidak banyak membantu dalam melunakkan tingkat inflasi. Indeks Harga Konsumen (IHK) utama telah terpangkas di tengah harga bensin yang lebih rendah sementara IHK inti berlabuh dengan baik di tengah kenaikan harga di sektor jasa.

Di Inggris, Bank of England (BOE) telah mengumumkan program penjualan obligasi milik Fasilitas Pembelian Aset (APF) mulai tanggal 1 November. Ini akan memangkas likuiditas dari pasar.

Ketidakstabilan politik Inggris telah mencapai puncaknya karena para pejabat telah kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan PM Inggris Liz Truss. Jajak pendapat YouGov terhadap anggota Tory menemukan bahwa 55% sekarang akan memilih Rishi Sunak, yang kalah dari Ms Truss jika mereka dapat memilih lagi, sementara hanya 25% yang akan memilih Ms Truss.

Pada hari Rabu, rilis data inflasi Inggris akan menjadi sangat penting untuk petunjuk arah lebih lanjut. Sesuai proyeksi, inflasi umum dan inti dapat naik masing-masing sebesar 10 basis poin menjadi 10% dan 6,4%. Kembalinya ke angka inflasi dua digit dapat memicu lebih banyak hambatan bagi ekonomi Inggris.

Level-Level Teknis GBP/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.1339
Perubahan harian hari ini 0.0021
Perubahan harian hari ini % 0.19
Pembukaan harian hari ini 1.1318
 
Tren
SMA 20 Harian 1.1132
SMA 50 Harian 1.1485
SMA 100 Harian 1.1822
SMA 200 Harian 1.2455
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 1.1411
Rendah Harian Sebelumnya 1.1256
Tinggi Mingguan Sebelumnya 1.1381
Rendah Mingguan Sebelumnya 1.0924
Tinggi Bulanan Sebelumnya 1.1738
Rendah Bulanan Sebelumnya 1.0339
Fibonacci Harian 38,2% 1.1315
Fibonacci Harian 61,8% 1.1352
Pivot Point Harian S1 1.1246
Pivot Point Harian S2 1.1173
Pivot Point Harian S3 1.1091
Pivot Point Harian R1 1.1401
Pivot Point Harian R2 1.1483
Pivot Point Harian R3 1.1556

 

 

Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend