GBP/USD Sentuh Rintangan di Bawah 1,1980 karena Anggota The Fed yang Hawkish Perkuat Sentimen Risk-Off
FXStreet · 29 Nov 2022 312 Views
  • GBP/USD telah turun setelah berakhirnya pullback singkat ke dekat 1,1976 di tengah sentimen risk-off.
  • Komentar-komentar hawkish dari para pengambil kebijakan The Fed bertujuan untuk menghidupkan kembali imbal hasil obligasi pemerintah AS.
  • Ekonomi Inggris diprakirakan akan menghasilkan pertumbuhan PDB negatif selama empat kuartal berturut-turut.

Pasangan GBP/USD telah menyaksikan tekanan jual di sekitar 1,1976 di sesi Tokyo. Pemulihan singkat dalam Cable dari batas bawah 1,1940 telah dihentikan karena komentar-komentar hawkish dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) telah memperkuat tema penghindaran risiko.

Indeks Dolar AS (DXY) telah melanjutkan perjalanan naiknya setelah pergerakan korektif mendekati 106,60. Kontrak berjangka S&P500 telah pulih sedikit di sesi Asia tetapi jalan menuju pembalikan masih jauh. Sementara itu, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS telah pulih mendekati 3,69%.

Alfa yang dihasilkan oleh obligasi pemerintah AS telah muncul kembali karena para investor percaya bahwa perlambatan kenaikan suku bunga tidak menyerupai jeda dalam pengetatan kebijakan lebih lanjut. Inflasi utama Amerika Serikat berada pada 7,7%, jauh dari tingkat yang ditargetkan sebesar 2%, dan membutuhkan upaya keras dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Presiden Bank Richmond The Fed, Thomas Barkin mengatakan pada hari Senin bahwa ia mendukung kenaikan suku bunga yang lebih kecil ke depan karena bank sentral bergerak untuk menurunkan inflasi yang terlalu tinggi, seperti yang dilansir oleh Reuters.

Selain itu, Presiden Cleveland The Fed Bank Loretta Mester percaya bahwa Federal Reserve tidak akan menghentikan kenaikan suku bunga, seperti yang dilaporkan oleh Financial Times. Dia menambahkan bahwa laporan inflasi yang lebih baik dan lebih banyak tanda-tanda moderasi diperlukan sebelum membangun rencana aksi untuk menghentikan kenaikan suku bunga.

Ke depan, data Produk Domestik Bruto (PDB) AS akan sangat diperhatikan. PDB awal untuk kuartal ketiga terlihat tidak berubah pada 2,6%. Karena The Fed berdedikasi untuk membawa stabilitas harga, perlambatan tingkat pertumbuhan sangat dianjurkan. Mantra perbaikan dalam tingkat pertumbuhan akan terus menjaga inflasi karena PDB yang solid menunjukkan permintaan yang kuat dari individu, yang tidak mengarah ke jalur penurunan pertumbuhan harga.

Di sisi Pound, para Ekonom di Danske Bank telah mengkonfirmasi bahwa Inggris telah memasuki resesi. Mereka memprakirakan pertumbuhan PDB negatif selama empat kuartal berturut-turut dan pertumbuhan tidak akan kembali hingga kuartal keempat Tahun Siklus 2023.

Level-Level Teknis GBP/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.1971
Perubahan harian hari ini 0.0023
Perubahan harian hari ini % 0.19
Pembukaan harian hari ini 1.1948
 
Tren
SMA 20 Harian 1.173
SMA 50 Harian 1.1428
SMA 100 Harian 1.1645
SMA 200 Harian 1.2176
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 1.2118
Rendah Harian Sebelumnya 1.1941
Tinggi Mingguan Sebelumnya 1.2154
Rendah Mingguan Sebelumnya 1.1779
Tinggi Bulanan Sebelumnya 1.1646
Rendah Bulanan Sebelumnya 1.0924
Fibonacci Harian 38,2% 1.2009
Fibonacci Harian 61,8% 1.205
Pivot Point Harian S1 1.1887
Pivot Point Harian S2 1.1825
Pivot Point Harian S3 1.1709
Pivot Point Harian R1 1.2064
Pivot Point Harian R2 1.218
Pivot Point Harian R3 1.2242

 

 

Reprinted from FXStreet , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend