The Fed Naikkan Suku Bunga dan Proyeksinya, Dolar Terpana
SeputarForex · 15 Dec 2022 886 Views

Indeks dolar AS (DXY) bergerak naik-turun dalam rentang sempit antara 103.45-104.15 seusai pengumuman hasil rapat FOMC pada dini hari tadi. Pada awal sesi Asia (15/Desember), upaya kenaikan Dixie masih terkekang pada kisaran 103.80-an. Padahal, FOMC bersikap lebih hawkish dengan menaikkan suku bunga The Fed saat ini sekaligus proyeksi kenaikan lanjutannya.

DXY Daily Grafik DXY Daily via TradingView

FOMC menaikkan suku bunga The Fed sebanyak 50 basis poin sampai rentang 4.25%-4.50%, sesuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya. Selain itu, FOMC menegaskan perlunya kenaikan suku bunga tambahan sampai tingkat 5.1 persen dalam tahun 2023 --naik dari 4.6% dalam proyeksi yang dirilis pada bulan September--. Dalam proyeksi yang sama, tingkat pengangguran akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi nyaris macet.

Pelaku pasar sempat mengkhawatirkan data inflasi AS terbaru yang lebih lemah akan membuat para pejabat bank sentral AS mengambil sikap lebih dovish. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell malah mempertegas sikap hawkish-nya dalam konferensi pers seusai pengumuman FOMC.

Powell menyatakan masih terlalu dini untuk membicarakan topik pemangkasan suku bunga. Ia mengutarakan kembali bahwa fokus The Fed saat ini adalah mengatur kebijakan yang dapat mengembalikan laju inflasi ke target 2 persen.

Pasar forex bereaksi terbatas atas serangkaian kabar terbaru ini, sedangkan bursa saham Wall Street langsung memerah. Sejumlah analis menilai reaksi awal pasar lebih condong pada menanggapi prakiraan pertumbuhan yang lebih buruk daripada proyeksi suku bunga yang lebih tinggi. Minimal dua peserta rapat FOMC menurunkan proyeksi pertumbuhan AS tahun 2023 sebanyak 0.5 persen.

Dolar AS mengakhiri perdagangan hari Rabu dengan penurunan, kendati mulai menggeliat lagi pada awal perdagangan hari Kamis. AUD/USD menurun 0.4% sampai level 0.6838, GBP/USD jatuh nyaris 0.3% sampai 1.2390-an, sementara EUR/USD selip 0.23% sampai 1.0658 saat berita ini ditulis. USD/JPY relatif flat pada kisaran 135.50-an, sekaligus menandakan masih minimnya reaksi dari pasar obligasi.

Reprinted from SeputarForex , the copyright all reserved by the original author.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of Maxco and does not mean that Maxco agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the Maxco, Maxco does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend