Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (28/9/2022), menghentikan kerugian selama empat hari berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bangkit 0,19 persen atau 11,19 poin menjadi menetap di 5.765,01 poin.

Indeks CAC 40 melemah 0,27 persen atau 15,57 poin menjadi 5.753,82 poin pada Selasa (27/9/2022), setelah tergerus 0,24 persen atau 14,02 poin menjadi 5.769,39 poin pada Senin (26/9/2022), dan terpuruk 2,28 persen atau 135,09 poin menjadi 5.783,41 poin pada Jumat (23/9/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 19 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 20 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Saham Capgemini SE, sebuah perusahaan jasa dan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis melonjak 3,88 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan berspesialisasi dalam otomatisasi digital dan manajemen energi multinasional Prancis Schneider Electric SE yang terangkat 2,42 persen, serta perusahaan industri otomotif yang mendesain, memproduksi, memasarkan dan memperbaiki mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan Prancis Renault SA naik 2,40 persen.

Sementara itu, saham Societe Generale SA, perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Prancis menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 4,35 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional Prancis ArcelorMittal SA yang anjlok 4,12 persen, serta grup perusahaan jasa keuangan dan perbankan internasional Prancis BNP Paribas tergelincir 3,90 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022